Oct 16, 2011

bumbee alergi susu sapi?

Saat bumbee berusia 6 bulan Mamabee kemudian mengajarkan bumbee untuk minum asip alias asi pompa/perah. karena Mamabee kembali bekerja. Setelah 6 bulan sukses minum asip-nya Mamabee akan mulai mengajarkan minum susu sapi ...arghh...asi mamabee sudah tidak semelimpah bulan-bulan yang lalu, terakhir saat masuk minggu ke 3 usia 11 bulan hasil perahan mamabee hanya 50 cc saja. Manalah cukup untuk bumbee yang sudah semakin sering minta jatah susu. Setelah browsing sana sini dan konsultasi dengan pak dokter spesialis anak bumbee, bisa mulai diperkenalkan susu cair UHT full cream. Pilihan jatuh ke susu ULTR* dengan kotak berwarna biru. seminggu pertama mamabee berikan susu UHT oplosan (50% asip+50%UHT) , setelah sukses seminggu pertama, mamabee mulai mengurangi campuran asip dan benar-benar pensiun dari memompa ASIP, 3 hari terakhir bumbee minum UHT murni tanpa campuran ASIP dan hasilnya?...Bumbee alergi :(

Kulit si sekitar leher dan dagu bintik-bintik merah sereti biang keringat, di bagian pantat juga timbul bintik merah seperti itu. Dan sepertinya gatal, karena setiap malam saat tidur tak sadar tangannya sudah garuk-garuk di sekitar lehernya. Kasian juga melihat bumbee alergi susu sapi. O iya selama muncul bintik merah ini juga terbatuk-batuk. Untungnya tidak sampai mencret atau sulit BAB maupun sesak napas.
Sepertinya musti konsultasi ke dokter lagi untuk hal ini.

GEJALA REAKSI ALERGI SUSU SAPI ATAU REAKSI SIMPANG SUSU FORMULA
Gangguan akibat ketidakcocokan susu formula bisa timbul karena reaksi cepat atau timbulnya gejala kurang dari 8 jam. Pada reaksi lambat atau gejala baru timbul setelah lebih dari 8 jam, atau kadang setelah minum susu 5 atau 7 hari baru timbul keluhan. Tanda dan gejala ketidak cocokan susu formula atau alergi susu hampir sama dengan alergi makanan. Gangguan tersebut dapat mengganggu semua organ tubuh terutama pencernaan, kulit, saluran napas dan organ lainnya.

Tabel 1. Kondisi klinis yang dapat diperberat karena reaksi alergi atau reaksi simpang susu formula
  • GANGGUAN SALURAN CERNA: Sering muntah/gumoh, kembung,“cegukan”, sering buang angin, sering “ngeden /mulet”, sering rewel, gelisah atau kolik terutama malam hari. Sering buang air besar (> 3 kali perhari), tidak BAB tiap hari, Feses berwarna hijau, hitam, berbau, sangat keras, cair atau berdarah. Hernia Umbilikalis (pusar menonjol), Scrotalis, inguinalis (benjolan di selangkangan, daerah buah zakar atau pusar atau “turun berok”) karena sering ngeden sehingga tekanan di dalam perut meningkat.
  • Bila gangguan saluran cerna terjadi jangka panjang akan mengakibatkan : daya tahan tubuh berkurang sehingga mudah terserang infeksi terutama ISPA (batuk, pilek, panas, tonsilitis (amandel) berulang kadang setiap bulan atau lebih)
  • Kulit sensitif, sering timbul bintik atau bisul kemerahan terutama di pipi, telinga dan daerah yang tertutup popok. Kerak di daerah rambut.Timbul bekas hitam seperti tergigit nyamuk. Mata, telinga dan daerah sekitar rambut sering gatal, disertai pembesaran kelenjar di kepala belakang. Kotoran telinga berlebihan kadang sedikit berbau.
  • Lidah sering timbul putih (seperti jamur). Bibir tampak kering atau bibir bagian tengah berwarna lebih gelap (biru). Gusi tampak bengkak seperti tumbuh gigi.
  • Napas grok-grok, kadang disertai batuk sesekali terutama malam dan pagi hari siang hari hilang. Bayi seperti ini beresiko sering batuk atau bila batuk sering lama (>7hari) dan dahak berlebihan )
  • Sesak bayi baru lahir disertai kelenjar thimus membesar (TRDN/TTNB). BILA BERAT SEPERTI PARU-PARU TIDAK MENGEMBANG (LIKE RDS) Bayi usia cukup bulan (9 bulan) secara teori tidak mungkin terjadi paru2 yang belum mengembang. Paru tidak mengembang hanya terjadi pada bayi usia kehamilan < 35 minggu) Bayi seperti ini menurut penelitian beresiko asthma (sering batuk/bila batuk sering dahak berlebihan )sebelum usia prasekolah.
  • Sering bersin, pilek, kotoran hidung banyak, kepala sering miring ke salah satu sisi (Sehingga beresiko kepala “peyang”) karena hidung buntu, atau minum dominan hanya satu sisi bagian payudara. Karena hidung buntu dan bernapas dengan mulut waktu minum ASI sering tersedak
  • Mata sering berair atau sering timbul kotoran mata (belekan) salah satu sisi/kedua sisi.
  • Karena pencernaan terganggu bayi sering minum berlebihan atau sering minta minum berakibat berat badan lebih dan kegemukan (umur <1tahun).
  • Kepala, telapak tangan atau telapak kaki sering teraba sumer/hangat. Sering berkeringat (berlebihan) terutama dahi, daerah rambut meskipun dalam suhu udara dingin dan menggunakan ac.
  • Gangguan hormonal : keputihan/keluar darah dari vagina, timbul bintil merah bernanah, pembesaran payudara, rambut rontok, timbul banyak bintil kemerahan dengan cairan putih (eritema toksikum) atau papula warna putih

Reaksi simpang makanan seperti ketidakcocokan susu formula terutama mengganggu sistem saluran cerna. Gangguan saluran cerna tersebut kadang mengakibatkan gangguan permeabilitas pada saluran cerna atau leaky gut. Banyak penelitian terakhir mengungkapkan bahwa gangguan saluran cerna kronis dengan berbagai mekanisme imunopatofisiologis dan imunopatobiologis ternyata dapat mengakibatkan gangguan neurofungsional otak. Gangguan fungsi otak tersebut mempengaruhi gangguan perilaku seperti gangguan konsentrasi, gangguan emosi, gangguan tidur, keterlambatan bicara, gangguan konsentrasi hingga memperberat gejala ADHD dan Autis.

Tabel 2. Gangguan perilaku dan motorik (gangguan neuroanatomis dan neurofisiologis) yang sering diperberat dan dikaitkan karena reaksi alergi atau reaksi simpang susu formula
  • GANGGUAN NEURO ANATOMIS : Mudah kaget bila ada suara yang mengganggu. Gerakan tangan, kaki dan bibir sering gemetar. Kaki sering dijulurkan lurus dan kaku. Breath Holding spell : bila menangis napas berhenti beberapa detik kadang disertai sikter bibir biru dan tangan kaku. Mata sering juling (strabismus). Kejang tanpa disertai ganggguan EEG (EEG normal)
  • GERAKAN MOTORIK BERLEBIHAN
    Usia < 1 bulan sudah bisa miring atau membalikkan badan. Usia < 6 bulan: mata/kepala bayi sering melihat ke atas. Tangan dan kaki bergerak berlebihan, tidak bisa diselimuti (“dibedong”). Kepala sering digerakkan secara kaku ke belakang, sehingga posisi badan bayi “mlengkung” ke luar. Bila digendomg tidak senang dalam posisi tidur, tetapi lebih suka posisi berdiri.
    Usia > 6 bulan bila digendong sering minta turun atau sering bergerak/sering menggerakkan kepala dan badan atas ke belakang, memukul dan membentur benturkan kepala. Kadang timbul kepala sering bergoyang atau mengeleng-gelengkan kepala. Sering kebentur kepala atau jatuh dari tempat tidur.
  • GANGGUAN TIDUR (biasanya MALAM-PAGI) gelisah,bolak-balik ujung ke ujung; bila tidur posisi “nungging” atau tengkurap; berbicara, tertawa, berteriak dalam tidur; sulit tidur atau mata sering terbuka pada malam hari tetapi siang hari tidur terus; usia lebih 9 bulan malam sering terbangun atau tba-tiba duduk dan tidur lagi,
  • AGRESIF MENINGKAT, pada usia lebih 6 bulan sering memukul muka atau menarik rambut orang yang menggendong. Sering menggigit, menjilat tangan atau punggung orang yang menggendong. Sering menggigit putting susu ibu bagi bayi yang minum ASI, Setelah usia 4 bulan sering secara berlebihan memasukkan sesuatu ke mulut. Tampak anak sering memasukkan ke dua tangan atau kaki ke dalam mulut.
  • GANGGUAN KONSENTRASI : cepat bosan thd sesuatu aktifitas bermain, bila diberi cerita bergambar sering tidak bisa lama memperhatikan. Tidak menyukai tempat yang sempit seperti box bayi atau ruangan kamar yang kecil. Sehingga sering minta keluar ruangan atau halaman luar rumah.
  • EMOSI MENINGKAT, sering menangis, berteriak dan bila minta minum susu sering terburu-buru tidak sabaran.
  • GANGGUAN MOTORIK DAN KOORDINASI : Pada POLA PERKEMBANGAN NORMAL adalah BOLAK-BALIK, DUDUK, MERANGKAK, BERDIRI DAN BERJALAN sesuai usia. Pada gangguan keterlambatan motorik biasanya bolak balik pada usia lebih 5 bulan, usia 6 – 8 bulan tidak duduk dan merangkak, setelah usia 8 bulan langsung berdiri dan berjalan.
  • KETERLAMBATAN BICARA: Tidak mengeluarkan kata umur < 15 bulan, , kemampuan bicara atau ngoceh-ngoceh hilang dari yang sebelumnya bisa. Bila tidak ada gangguan kontak mata, gangguan pendengaran, dan gangguan intelektual biasanya usia lebih 2 tahun membaik.
  • IMPULSIF : banyak tersenyum dan tertawa berlebihan, lebih dominan berteriak daripada mengoceh.
  • Jangka panjang akan memperberat gangguan perilaku tertentu bila anak mengalami bakat genetik seperti ADHD (hiperaktif) dan AUTISME (hiperaktif, keterlambatan bicara, gangguan sosialisasi)

BERBAGAI JENIS SUSU FORMULA
Susu sebagai minuman utama pada bayi terdiri dari ASI, PASI atau susu formula (comercial formula) dan Non Formula. ASI merupakan makanan bayi yang paling sempurna, kandungan gizi sesuai kebutuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal pada anak. ASI juga mengandung zat untuk perkembangan kecerdasan, zat kekebalan (mencegah dari berbagai penyakit) dan dapat menjalin hubungan cinta kasih antara bayi dengan ibu. Manfaat bagi ibu dapat mengurangi perdarahan setelah melahirkan, mempercepat pemulihan kesehatan ibu, menunda kehamilan, mengurangi risiko terkena kanker payudara, dan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi ibu.

PASI (Pengganti Air Susu Ibu) adalah merupakan alternatif terakhir bila memang ASI tidak keluar, kurang atau mungkin karena sebab lainnya. PASI adalah makanan bayi yang secara tunggal dapat memenuhi kebutuhan gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi sampai berumur enam bulan. PASI dapat dikelompokkan menjadi susu formula awal (starting formula), susu lanjutan (Followup Formula) .dan susu formula khusus (specific formula). Starting Formula biasanya diberikan sejak lahir sebelum usia 6 bulan dan Followup Formula diberikan di atas usia 6 bulan.

Spesific formula merupakan formula khusus yang diberikan pada bayi yang mengalami gangguan malabsorbsi, alergi, intoleransi ataupun penyakit metabolik. Susu formula khusus ini sangat banyak dan bervariasi yang berisi formula tertentu bagi keadaan yang tertentu pula. Diantaranya adalah susu hidrolisa protein ektensif seperti Pepti junior, pregestimil, atau yang paling ekstensif seperti Neocate. Golongan susu tersebut termasuk yang paling aman karena komposisinya tanpa laktosa, mengandung banyak lemak MCT (monochain trigliserida) dan protein susu yang lebih mudah dicerna. Susu formula khusus ini digunakan untuk penderita alergi susu sapi, alergi susu kedelai, malabsorspsi dan sebaginya.

Susu formula khusus lainnya adalah susu hidrolisat protein parsial, seperti NAN HA atau Enfa HA. Golongan susu ini biasanya digunakan untuk bayi yang beresiko alergi atau untuk mencegah gejala alergi agar tidak semakin memberat dikemudian hari. Untuk pencegahan alergi biasanya hanya digunakan sejak lahir hingga usia 6 bulan. Sebenarnya susu ini bukan digunakan untuk penderita alergi susu sapi. Tetapi dalam keadaan gejala alergi yang ringan tampaknya penggunaan susu ini sangat bermanfaat.

Susu formula khusus kedelai atau susu formula soya adalah susu formula yang mengandung bahan dasar kedelai sebagai pengganti susu sapi. Susu formula soya yang saat ini beredar di Indonesia adalah isomil, nutrisoya, prosobee dan sebagainya. Susu formula khusus lainnya adalah susu bebas atau rendah laktosa. Susu formula khusus ini digunakan untuk penderita intoleransi laktosa.

Non formula, merupakan susu yang sebenarnya tidak memenuhi syarat sebagai PASI. Contoh susu non formula adalah susu sapi segar, susu skim atau susu kental manis. Susu ini komposisinya tidak sesuai dengan komposisi yang direkomendasikan oleh FDA atau komposisinya tidak sesuai dengan kebutuhan bayi. Susu formula sangat berbeda dengan susu sapi murni, meski bahan baku susu formula dari susu sapi. Dalam susu formula, ada tambahan nutrisi yang sudah terukur dan disesuaikan dengan gizi yang dibutuhkan bayi. Karena itu, pemberian susu formula kepada bayi harus sesuai dengan kebutuhan bayi dan kandungan yang telah dianjurkan.

STRATEGI PEMILIHAN SUSU FORMULA
Bagaimana strategi atau langkah yang tepat dalam melakukan pemilihan susu formula yang terbaik bagi anak. Langkah awal yang harus dilakukan adalah menentukan apakah anak mempunyai resiko alergi atau intoleransi susu sapi. Resiko ini terjadi bila ada salah satu atau kedua orangtua pernah mengalami alergi, asma atau ketidak cocokan terhadap susu sapi. Langkah ke dua, harus cermat dalam mengamati kondisi dan gangguan yang terjadi pada anak sejak lahir. Gejala yang harus di amati adalah gejala gangguan saluran cerna, gangguan perilaku dan gangguan organ tubuh lainnya sejak bayi lahir

Bila terdapat resiko alergi dan gejala lain seperti di atas, harus lebih cermat dalam melakukan pemilihan susu. Kalau perlu lakukan konsultasi lebih jauh kepada dokter spesialis alergi anak, gastroenterologi anak atau metabolik dan endokrinologi anak Cermati gangguan organ tubuh yang terjadi terus menerus dan terjadi jangka panjang seperti sering batuk, sesak, diare (buang air besar > 2 kali perhari), sulit buang air besar. Bila terjadi sebaiknya harus lebih dicermati apakah gangguan ini berkaitan karena ketidakcocokan susu formula.

Sering terjadi overdiagnosis dalam menentukan anak menderita alergi susu sapi. Sebaiknya jangan terlalu cepat memvonis alergi susu sapi pada bayi. Reaksi alergi yang timbul bukan saja terjadi karena susu formula. Dalam pemberian ASI, diet yang dikonsumsi ibu juga dapat mengakibatkan gangguan alergi. Dalam keadaan bayi mengalami infeksi batuk, panas dan pilek sering mengalami gangguan seperti reaksi alergi khususnya pada kulit, saluran cerna dan hipersekresi bronkus (lendir yang berlebihan). Hal lain sering terjadi anak divonis alergi susu sapi padahal sebelumnya penggunaan susu sapi tidak menimbulkan masalah kesehatan. Alergi susu sapi biasanya semakin pertambahan usia akan semakin membaik, bukan sebaliknya. Alergi susu sapi biasanya terjadi sejak lahir. Bila gejala alergi baru timbul di atas usia 6 bulan, penyebabnya sangat mungkin bukan susu sapi. Kita harus mencermati alergi terhadap makanan lainnya yang biasanya mulai dikenalkan pada usia tersebut. Penderita alergi makanan, selain alergi terhadap susu sapi juga mengalami alergi terhadap makanan tertentu. Anak yang mengalami alergi susu sapi, ternyata didapatkan sekitar 30 – 40% mengalami alergi susu soya (kedelai). Tetapi susu soya merupakan pilihan pertama untuk anak alergi susu sapi pada usia di atas 6 bulan.

Bila anak mengalami alergi susu sapi yang ringan seperti gangguan kulit dan saluran cerna ringan akan bisa menerima susu sapi tersebut sekitar usia 1 tahun. Bila mengakibatkan gangguan berat seperti batuk, asma dan muntah biasanya akan bisa menerima susu sapi di atas usia 2 hingga 5 tahun.

Bila mencurigai ketidak cocokan susu formula, jangan terlalu cepat memvonis susu sapi adalah penyebabnya. Ketidakcocokan susu formula belum tentu hanya karena kandungan susu sapinya. Gangguan bisa timbul karena kandungan yang terdapat dalam susu formula seperti laktosa, gluten, zat warna, aroma rasa (vanila, coklat, strawberi, madu dll), komposisi lemak, kandungan DHA, minyak jagung, minyak kelapa sawit dan sebagainya. Proses pengolahan bahan dasar susu sapi ternyata juga bisa berpengaruh. Beberapa cara proses pengolahan susu sapi tertentu dapat menghilangkan protein tertentu yang dapat menyebabkan gangguan alergi. Perbedaan ini dapat diamati dengan perbedaan bau susu formula tersebut. Susu sapi formula satu dengan yang lainnya kadang bau ketajaman susu sapinya berbeda.

Penggantian ketidakcocokan susu formula tidak harus selalu dengan susu soya atau susu hipoalergenik. Jadi, bila mencurigai ketidak cocokan susu jangan terlalu cepat mengganti dengan susu soya atau susu hipoalergi lainnya. Bila gangguannya ringan dengan penggantian susu sapi formula yang sejenis gangguan tersebut dapat berkurang. Misalnya, penggantian susu yang tidak mengandung DHA gangguan kulit bisa menghilang. Buang air besar yang sulit dengan pengantian susu sapi tertentu yang tidak mengandung kelapa sawit gangguannya membaik. Demikian pula gangguan penderita yang sering batuk, dengan mengganti susu sapi formula tertentu dapat mengurangi gangguan itu.

Pemberian susu formula khusus seperti susu soya, susu peptijunior atau susu hipoalergenik sering dianggap tidak bergizi dibanding susu formula lainnya. Sebenarnya secara umum pendapat ini tidak benar. Setiap susu formula kandungan vitamin, mineral dan kalorinya adalah sama, sudah sesuai standar FDA. Harus sesuai dengan kebutuhan anak menurut usianya. Memang susu tersebut tidak mengandung AA, DHA, dan ”kandungan kecerdasan” lainnya. Padahal penambahan kandungan zat tersebut masih belum terbukti secara klinis. Sedangkan bila susu formula lainnya tetap dipaksakan maka banyak gangguan fungsi organ tubuh dan ganggua perilaku yang dapat terjadi dalam jangka panjang. Hal ini justru akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Selain ketidakcocokan susu, pertimbangan berikutnya dalam pemilihan susu adalah masalah harga. Sesuaikan pemilihan jenis susu dengan kondisi ekonomi keluarga. Harga susu tidak secara langsung berkaitan dengan kualitas kandungan gizinya. Meskipun susu tersebut murah belum tentu kalori, vitamin dan mineralnya kurang baik. Selama jumlah, jenisnya sesuai untuk usia anak dan tidak ada gangguan maka itu adalah susu yang terbaik untuk tumbuh kembang anak tersebut. Semua susu formula susu yang beredar untuk bayi dan anak jumlah kandungan kalori, vitamin dan mineralnya tidak berbeda jauh. Perbedaan harga tersebut mungkin dipengaruhi oleh penambahan kandungan AA, DHA dan sebagainya di dalam susu formula. Pertimbangan lainnya yang penting adalah mudah didapat, baik dalam hal tempat pembelian dan penyediaan produk. Berganti-ganti jenis susu untuk seorang anak tidak harus dikawatirkan selama tidak ada gangguan penerimaan susu tersebut. Bila tidak terdapat resiko dan gejala alergi langkah berikutnya coba susu formula yang sesuai usia anak apapun merek dan jenisnya. Amati tanda dan gejala yang ditimbulkan, bila tidak ada keluhan teruskan pemberian susu tersebut dengan jumlah sesuai yang dibutuhkan anak.

KESIMPULAN
Secara umum prinsip pemilihan susu yang tepat dan baik untuk anak adalah susu yang sesuai dan bisa diterima sistem tubuh anak. Pertimbangan lain adalah pertimbangan harga susu yang harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga dan harus mudah didapatkan di pasaran.

Reaksi simpang makanan yang diakibatkan susu formula bisa disebabkan karena beberapa komposisi yang terkandung di dalamnya. Baik berupa reaksi alergi, intoleransi, atau reaksi simpang lainnya. Reaksi tersebut dapat mengganggu beberapa organ tubuh dan perilaku pada anak.

DAFTAR PUSTAKA
  1. Crittenden RG, Bennett LE..Cow's milk allergy: a complex disorder. J Am Coll Nutr. 2005 Dec;24(6 Suppl):582S-91S.
  2. Tokodi I, Maj C, Gabor S.[Cycle vomiting syndrome as a clinical appearance of eosinophilic gastroenteritis]. Orv Hetil. 2005 Oct 30;146(44):2265-9. Hungarian..
  3. Paajanen L, Korpela R, Tuure T, Honkanen J, Jarvela I, Ilonen J, Knip M, Vaarala O, Kokkonen J..Cow milk is not responsible for most gastrointestinal immune-like syndromes--evidence from a population-based study. Am J Clin Nutr. 2005 Dec;82(6):1327-35.
  4. Kaczmarski M, Wasilewska J, Lasota M..Hypersensitivity to hydrolyzed cow's milk protein formula in infants and young children with atopic eczema/dermatitis syndrome with cow's milk protein allergy. Rocz Akad Med Bialymst. 2005;50:274-8..
  5. Axelsson I, Jakobsson I, Lindberg T, Benediktsson B: Bovine beta-lactoglobulin in the human milk. A longitudinal study during the whole lactation period. Acta Paediatr Scand 1986 Sep; 75(5): 702-7.
  6. Bentley D, Katchburian A, Brostoff J. Abdominal migraine and food sensitivity in children. Clinical Allergy 1984;14:499-500.
  7. .Blackshaw AJ, Levison DA: Eosinophilic infiltrates of the gastrointestinal tract. J Clin Pathol 1986 Jan; 39(1): 1-7.
  8. Bock SA: Evaluation of IgE-mediated food hypersensitivities. J Pediatr Gastroenterol Nutr 2000; 30 Suppl: S20-7.
  9. Carroccio A, Montalto G, Custro N, et al: Evidence of very delayed clinical reactions to cow's milk in cow's milk-intolerant patients. Allergy 2000 Jun; 55(6): 574-9.
  10. Costa M, Brookes SJ. The enteric nervous system. Am J Gastroenterol 1994;89:S29-137.
  11. Doris J Rapp. Allergies and the Hyperactive Child
  12. Dupont C, Heyman M: Food protein-induced enterocolitis syndrome: laboratory perspectives. J Pediatr Gastroenterol Nutr 2000; 30 Suppl: S50-7.
  13. Goyal RK, Hirano I. The enteric nervous system. N Engl J Med 1996;334:1106-1115.
  14. Hall K. Allergy of the nervous system : a review Ann Allergy 1976 Jan;36(1):49-64.
  15. Hill DJ, Heine RG, Cameron DJ: The natural history of intolerance to soy and extensively hydrolyzed formula in infants with multiple food protein intolerance. J Pediatr 1999 Jul; 135(1): 118-21.
  16. INTERNATIONAL CONGR. Effects on Stool Characteristics, Gastrointestinal Manifestation and Sleep Pattern ESS OF PEDIATRICS CANCÚN MÉXICO AUGUST 15TH – 20TH ,2004.
  17. Judarwanto W. Effects on Stool Characteristics, Gastrointestinal Manifestation and Sleep Pattern of Palm Olein in Formula-fed Term Infants” 24TH INTERNATIONAL CONGRESS OF PEDIATRICS CANCÚN MÉXICO AUGUST 15TH – 20TH ,2004
  18. Judarwanto W. Dietery Intervention as a Therapy for Behaviour Problems in Children with Gastrointestinal Iacono G, Cavataio F, Montalto G: Intolerance of cow's milk and chronic constipation in children. N Engl J Med 1998 Oct 15; 339(16): 1100-4.
  19. Judarwanto W. Using Nutrient Dense in Children with Gastroenterointestinal Allergies” 24TH Allergy. World Congress Pediatric Gastroenterology Hepatology and Nutrition tanggal 2 – 7 Juli 2004 di Paris Perancis.
  20. Judarwanto W. Dietery Intervention as a therapy for Sleep Difficulty in Children with Gastrointestinal Allergy”. 24TH INTERNATIONAL CONGRESS OF PEDIATRICS CANCÚN MÉXICO AUGUST 15TH – 20TH ,2004.
  21. Kelly KJ: Eosinophilic gastroenteritis. J Pediatr Gastroenterol Nutr 2000; 30 Suppl: S28-35.
  22. Kelly KJ, Lazenby AJ, Rowe PC: Eosinophilic esophagitis attributed to gastroesophageal reflux: improvement with an amino acid-based formula. Gastroenterology 1995 Nov; 109(5): 1503-12.
  23. Kokkonen J, Karttunen TJ, Niinimaki A: Lymphonodular hyperplasia as a sign of food allergy in children. J Pediatr Gastroenterol Nutr 1999 Jul; 29(1): 57-62.
  24. Kokkonen J, Haapalahti M, Laurila K, et al: Cow's milk protein-sensitive enteropathy at school age. J Pediatr 2001 Dec; 139(6): 797-803.
  25. Lake AM: Food-induced eosinophilic proctocolitis. J Pediatr Gastroenterol Nutr 2000; 30 Suppl: S58-60.
  26. Lake AM, Whitington PF, Hamilton SR: Dietary protein-induced colitis in breast-fed infants. J Pediatr 1982 Dec; 101(6): 906-10.
  27. Liacouras CA, Ruchelli E: Eosinophilic esophagitis. Curr Opin Pediatr 2004 Oct; 16(5): 560-6.
  28. Lindberg T: Infantile colic: aetiology and prognosis. Acta Paediatr 2000 Jan; 89(1): 1-2.
  29. Lowichik A, Weinberg AG: A quantitative evaluation of mucosal eosinophils in the pediatric gastrointestinal tract. Mod Pathol 1996 Feb; 9(2): 110-4.
  30. Novembre E, Vierucci A: Milk allergy/intolerance and atopic dermatitis in infancy and childhood. Allergy 2001; 56 Suppl 67: 105-8.
  31. Sampson HA, Anderson JA: Summary and recommendations: Classification of gastrointestinal manifestations due to immunologic reactions to foods in infants and young children. J Pediatr Gastroenterol Nutr 2000; 30 Suppl: S87-94.
  32. Walker WA: Cow's milk protein-sensitive enteropathy at school age: a new entity or a spectrum of mucosal immune responses with age. J Pediatr 2001 Dec; 139(6): 765-6.
  33. Vaughan TR. The role of food in the pathogenesis of migraine headache. Clin Rev Allergy 1994;12:167-180.
  34. Overview Allergy Hormone.Htpp://www.allergycenter/allergy Hormone.
  35. Allergy induced Behaviour Problems in children. Htpp://www.allergies/wkm/behaviour:
  36. Brain allergic in Children.Htpp://www.allergycenter/UCK/allergy.

ALLERGY BEHAVIOUR CLINIC
PICKY EATERS CLINIC (KLINIK KESULITAN MAKAN ANAK)
JL RAWASARI SELATAN 50 JAKARTA PUSAT
JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5, BENHIL JAKARTA PUSAT
RUMAH SAKIT BUNDA JAKARTA
telp : (021) 70081995 - 4264126 email : wido25@hotmail.com , htpp://www.childrenfamily.comsumber : http://pdpersi.co.id/?show=detailnews&kode=961&tbl=artikel

PEMBERIAN SUSU DAN MAKANAN UNTUK PENDERITA
Pemberian susu adalah merupakan masalah yang tersendiri pada penderita alergi susu sapi. Untuk menentukan penderita alergi susu sapi pilihan utama adalah susu ektensif hidrolisat. Tetapi beberapa penderita juga bisa toleran terhadap susu soya. Beberapa bayi dengan gejala alergi yang ringan dapat mengkonsumsi susu hodrolisat parsial. Meskipun sebenarnya susu ini untuk pencegahan alergi bukan untuk pengobatan

  • Secara klinis dan laboratoris seringkali sulit untuk memastikan anak menderita alergi susu sapi. Tidak mudah untuk menentukan pemilihan susu yang terbaik untuk anak tersebut. Seringkali sulit memastikan apakah seseorang alergi susu sapi atau intoleransi atau bereaksi terhadap kandungan tertentu dari kandungan yang ada di dalam formula. Dalam menghadapi kasus seperti ini klinik Children Allergy Center Rumah Sakit Bunda Jakarta melakukan eliminasi provokasi terbuka sederhana. Secara awal penderita diberikan susu ekstensif hidrolisat. Bila gejala alergi membaik selanjutnya dilakukan provokasi formula berturut turut yang lebih beresiko seperti soya, parsial hidrolisat, dan susu formula yang minimal kandungan AA, DHA, minyak kelapa sawit dan sebagainya. Formula yang paling tepat adalah yang tidak menimbulkan gangguan. Bila timbul gejala pada salah satu formula tersebut kita harus pilih formula satu tingkat lebih aman di atasnya. Bila susu parsial hidrolisa dan soya timbul gangguan dilakukan provokasi terhadap susu laktosa dan lemah rantai tunggal (Monochain Trigliceride/MCT).
  • Banyak keraguan terhadap kualitas gizi susu pengganti susu sapi. Keraguan tersebut seperti “soya tidak menggemukkan”, “susu hipoalergenik tidak mebuat anak pintar karena tidak mengadung DHA” dan sebagainya. Secara umum semua susu formula yang beredar secara resmi kandungan gizinya sama. Karena mengikuti standard RDA (Recomendation Dietery Allowence) dalam jumlah kalori, vitamin dan mineral harus sesuai dengan kebutuhan bayi dalam mencapai tumbuh kembang yang optimal. Keraguan bahwa susu formula tertentu tidak menggemukkan tidak beralasan karena kandungan kalori, vitamin dan mineral tidak berbeda. Penggunaan apapun merek susu formula yang sesuai kondisi dan usia anak selama tidak menimbulkan gangguan fungsi tubuh adalah susu yang terbaik untuk anak tersebut. Bila ketidakcocokan susu sapi terus dipaksakan pemberiannya, akan mengganggu fungsi tubuh terutama saluran cerna sehingga membuat gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak..
  • British Nutrition Foundation, ESPGAN (European Society for Pediatric Gastroenterology and Nutrition), WHO (World Health Organization) dan FAO (Food Agriculture Organization) merekomendasikan penambahan DHA dan AA hanya perlu untuk susu formula bayi prematur. Secara teoritis dan bukti klinis penambahan tersebut hanya bermanfaat untuk bayi prematur, karena belum bisa mensintesa AA dan DHA secara baik. Penambahan AA dan DHA secara langsung tidak terlalu penting karena sebenarnya tubuh bayi cukup bulan sudah bisa mensitesa atau memproduksi sendiri AA dan DHA dari asam lemak esessial lain.
  • Beberapa alternatif pilihan untuk pengganti susu sapi sangat bervariasi tergantung kondisi setiap anak. Susu pengganti tersebut meliputi ASI, susu soya, susu kambingI, susu ektensif hidrolisa, susu parsial hidrolisat, sintesi asam amino dan sebagainya.
Air Susu ibu
  • ASI adalah pilihan terbaik bagi bayi yang mengalami alergi susu sapi. Pemberian ASI secara klinis sudah terbukti dapat mencegah kejadian alergi di kemudian hari. Meskpiun dapat mencegah alergi, tetapi diet yang dikonsumsi ibu ternyata juga bisa menimbulkan alergi pada bayinya. Sehingga sebaiknya ibu juga melakukan eliminasi diet tertentu yang dapat mengganggu bayi. Ibu harus menghindari berbagai jenis susu sapi atau bahan makanan yang mengandung susu sapi.
Susu Soya
  • Susu formula soya adalah susu formula bebas laktosa untuk bayi dan anak yang mengalami alergi terhadap protein susu sapi. Nutrilon Soya adalah susu formula bebas laktosa yang aman dipakai oleh bayi/ anak yang sedang menderita diare atau memerlukan diet bebas laktosa. Soya menggunakan isolat protein kedelai sebagai bahan dasar. Isolat protein kedelai tersebut memiliki kandungan protein tinggi yang setara dengan susu sapi.
  • Seperti halnya pada ASI, kalsium dan fosfor pada susu formula soya memiliki perbandingan 2: 1 untuk menunjang pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Susu formula ini juga ada yang mengandung asam lemak esensial, yaitu Omega 6 dan Omega 3 dengan rasio yang tepat sebagai bahan dasar pembentukan AA & DHA untuk tumbuh kembang otak yang optimal. Pemberian AA dan DHA secara langsung pada formula ini tidak terlalu penting karena sebenarnya tubuh bayi cukup bulan sudah bisa mensitesa atau memproduksi sendiri AA dan DHA dari asam lemak esessial lain yang ada dalam kandungan susu tersebut
  • Karbohidrat pada formula soya adalah maltodextrin, yaitu sejenis karbohidrat yang dapat ditoleransi oleh sistem pencernaan bayi yang terluka saat mengalami diare ataupun oleh sistem pencernaan bayi yang memang alergi terhadap susu sapi. Susu formula soya (kedelai) kurang lebih sama manfaat nutrisinya dibandingkan formula hidrolisat ekstensif, tetapi lebih murah dan rasanya lebih familiar.
  • Pada penelitian yang dilakukan terhadap 170 bayi alergi susu sapi didapatkan susu soya bisa diterima oleh sebagian besar bayi dengan alergi susu sapi baik IgE dan Non IgE . Perkembangan IgE berkaitan dengan susu soya termasuk jarang. Susu soya direkomendasikan untuk alternatif pilihan pertama pada penderita alergi susu sapi pada usia di atas 6 bulan. Tetapi bukan berarti penelitian ini merubah pemberian susu formula soya di bawah usia 6 bulan. Anak yang mengalami alergi susu sapi, ternyata didapatkan sekitar 30 – 40% mengalami alergi susu soya.
  • Penderita alergi dengan gangguan saluran cerna terutama sulit buang air besar, konstipasi, sering kali tidak membaik dengan pemberian soya. Tetapi anak dengan keluhan muntah (GER), napas bunyi grok-grok atau hipersensitifitas bronkus) responnya sangat bagus.
Susu Kambing
  • Pada beberapa negara secara tradisional susu kambing sering diberikan terhadap penderita alergi susu sapi. Susu kambing bukan merupakan susu dengan nutrisi yang lengkap untuk bayi.. Kandungan vitamin tertentu sangat kecil, seperti asam folat, vitamin B6, B12, C, and D, tetapi kaya mineral.
  • Susu kambing dan susu sapimemiliki epitop yang identik sebagai bahan allergen. Sehingga susu kambing biasanya tidak bisa ditoleransi juga oleh penderita alergi susu sapi.
Susu Formula Ekstensif Hidrolisa
  • Alternatif pengganti pada alergi susu sapi adalah susu formula yang mengandung protein susu sapi hidrolisa (melalui pemrosesan khusus). Susu formula ini rasanya memang tidak begitu enak dan relatif lebih mahal.. Protein Whey sering lebih mudah di denaturasi (dirusak) oleh panas dibandingkan protein kasein yang lebih tahan terhadap panas. Sehingga proses denaturasi whey dapat diterima oleh penderita alergi susu sapi, seperti susu sapi evaporasi.
  • European Society of Paediatric Allergy dan Clinical Immunology (ESPACI) mendefinisikan formula ekstensif hidrolisa adalah formula dengan bahan dasar protein hidrolisa dengan fragmen yang cukup kecil untuk mencegah terjadinya alergi pada anak. Formula ekstensif hidrolisa akan memenuhi criteria klinis bila secara klinis dapat diterima 90% oleh penderita proven IgE-mediated alergi susu sapi (95% confidence interval) seperti yang direkomendasikan American Academy of Paediatrics Nutritional Committee. Sejauh ini sekitar 10% penderita alergi susu sapi dapat menimbulkan reaksi terhadap susu formula ekstensif hidrolisa. Secara pasti penderita yang alergi terhadap formula ekstensif hidrolisa belum diketahui, diperkirakan lebih dari 19%. Pengalaman penggunaan hidrolisa kasein telah dilakukan hampir 50 tahun lebih, Beberapa penelitian menunjukkan sangat efektif untuk penderita alergi susu sapi. Susu Hidrolisa kasein yang terdapat dipasaran adalah Nutramigen (Mead Johnson) dan Pregestimil (Mead Johnson). Sedangkan hidrolisa whey dalam waktu terakhir ini mulai dijadikan alternatif, dan tampaknya toleransi secara klinik hampir sama dengan hidrolisa kasein. Beberapa contoh susu hidrolisa whey adalah Aalfa-Re (nestle) dan Pepti- Junior (Nutricia). Protein Whey lebih mudah didenaturasi dengan suhu panas tetapi kasein sangat tahan panas..
Formula Parsial hidrolisa
  • Susu formula parsial hidrolisa masih mengandung peptida cukup besar sehingga masih berpotensi untuk menyebabkan reaksi alergi susu sapi.Susu ini tidak direkomendasikan untuk pengobatan atau pengganti susu untuk penderita alergu susu sapi.
  • Susu hipoalergenik atau rendah alergi ini contohnya NAN HA, NUTILON HA dan Enfa HA. Susu ini direkomendasikan untuk penderita yang beresiko tinggi alergi sebelum menunjukkan adanya gejala alergi. Penelitian menunjukkan pemberian Formula hidrolisa Parsial mengurangi onset gejala alergi yang dapat ditimbulkan.
Formula sintetis asam amino
  • Neocate adalah sintetis asam amino 100% yang merupakan bahan dasar susu formula hipoalergenik. Rasa susu formula ini relatif lebih enak dan lebih bisa rasanya lebih bisa diterima oleh bayi pada umumnya, tetapi harganya sangat mahal.
  • Neocate digunakan untuk mengatasi gejala alergi makanan persisten dan berat. Seperti Multiple Food Protein Intolerance, alergy terhadap extensively hydrolysed formulae, alergi makanan dengan gangguan kenaikkan berat badan, alergi colitis, GER yang tidak berespon dengan terapi standar. Multiple food protein intolerance atau MFPI didefinisikan sebagai intoleransi terhadap lebih dari 5 makanan utama termasuk EHF (extensive Hydrolysa Milk) dan susu formula soya. MFPA (Multiple food protein allergy) didefinisikan sebagai alergi lebih dari 1 makanan dasar seperti susu, tepung, telur dan kedelai. Susu ini juga digunakan sebagai placebo dalam DBPCFC untuk mendiagnosis alergi susu sapi
Provided by
DR WIDODO JUDARWANTO SpA
children’s ALLERGY CLINIC
JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210
PHONE : (021) 70081995 – 5703646
sumber : http://childrenallergyclinic.wordpress.com/2009/01/10/pemilihan-dan-jenis-susu-alergi/



big hugs -bee&bon-

negro kukis

lagi tes oven tangkir baru neh :)
saking senangnya mau coba oven baru, sampai resep tidak dibaca baik dan benar, jadilah royal icingnya salah jadi hahahaha :D (jangan ditiru !)
kukis negro -modified-

bahan :
150 gram salted butter
150 gram margarine
200 gram gula halus
2 kuning telur
50 gram bubuk coklat
350 gram terigu, sangrai dulu
1 sdm maizena
1 sdm susu bubuk fullcream

cara membuat :
mentega, margarine & gula halus dikocok dengan mixer sekedar untuk meratakan, sebentaar aja, lalu masukkan kuning telur, aduk lagi dengan spatula
masukkan coklat bubuk, aduk lagi
masukkan tepung2an [maizena, susu bubuk & terigu] yang sudah diayak aduk lagi sampe dirasa udah pas dicetak, pada tahap ini sah2 aja kalo menambahkan terigu, namun hati2 ya, masukkan sedikit2 saja & ditimbang agar nggak kebablasan :))

Royal Icing -modified juga-
resep royal icing ini aslinya resep mbak fat, lalu aku modif dimana cuka & air jeruk nipis dua2nya kupake.

ini resepnya :

60 cc putih telur [kira-kira dari 2 btr telur]
225 gr gula halus, ayak dulu ya.
1 sdt cuka
1 sdt air jeruk nipis

mikser putih telur & gula halus sampai kental
masukkan cuka, kocok lagi
masukkan air jeruk nipis, kocok lagi sampai rata.

bagi beberapa bagian, beri pewarna, kemudian langsung masukkan dalam piping bag, ikat erat.
icing siap digunakan untuk menghias kukis.
setelah dihias, kukis dipanggang lagi ya, ini dilakukan untuk mematangkan icingnya
.
tanda matangnya, icing sudah cukup set/mengeras.
sumber : cookie mind
big hugs -bee&bon-

Oct 15, 2011

ASI--ASIP--UHT

6 bulan pertama Bumbee full asi ekslusif, benar-benar asi tanpa cairan makanan apapun selain ASI, bahkan tidak minum air putih sekalipun. Dua hari setelah bumbee dilahirkan pun dia tidak minum apa-apa berhubung asi mamabee belum keluar.
Tekat mamabee untuk memberikan ASI Ekslusif bertambah kuat sejak melahirkan di rumah sakit RESTU makassar yang sangat pro asi. Disana mamabee benar-benar melihat bagaimana dokter dan tenaga pembantu medis lainnya mengusahakan memberikan ASI untuk bayi-bayi yang baru lahir.


Selanjutnya, 6 bulan berikutnya selain nenen langsung dari mamabee, bumbee juga mulai minum asip (asi perah) berhubung mamabee mulai masuk kerja lagi. Rutin memompa dan berpacu dengan banyak makan-makanan bergizi untuk kualitas ASIP yang baik. Juga kuatitas Asip yang Alhamdulillah cukup lah buat nyetok seminggu. Semakin lama produksi asi mamabee mulai terasa berkurang. Jadi mau tak mau untuk placebo si bumbee , mamabee mulai mencari sumber cairan selain makanan dan asi. Dari hasil tanya sana sini dan browsing internet Mamabee dan papabon sepakat memberikan susu UHT cair full cream.

Sebenarnya kalau ada susu segar sapi lebih bagus lagi, kandungan gizi tidak banyak yang terbuang seperti pada susu pasteurisasi atau susu dengan proses UHT.
Ini dia plus minusnya susu UHT


big hugs -bee&bon-

Jul 31, 2011

produk | slow cooker

Tips membeli slowcooker/crockpot

1. Kalo beli yang elektrik, cek watt-nya. Semakin kecil semakin baik karena nggak boros listrik
2. Pastikan slowcooker/crockpot yang dibeli memiliki model pot yang bisa dicopot/dilepas dari elemen penghangatnya. Supaya gampang bersihinnya.
3. Cari yang punya tutup dari kaca, karena tutup kaca akan menutup lebih rapat dari yang plastic
4. Lihat keperluannya, kalo emang cuman buat masak makanan bayi, nggak usah beli yang terlalu besar. Karena pada saat memasak, paling tidak harus terisi hingga setengah pot. Kalau memang untuk jangka panjang dan sekalian buat ‘eksperimen’ di rumah.. ya beli yang sedang – besar. Tapii.. paling enak sih punya paling enggak 2 macem ukuran.. hehehehe..

Coba liat pendapat soal slowcooker di http://www.epinions.com/Crock_Pots_and_Slow_Cookers

Keuntungan memasak dengan Slowcooker

Banyakkkk…. Ini beberapa keuntungannya :


  1. Menyenangkan! Karena SC bisa dipakai untuk memasak hampir segala macam masakan tanpa harus ditungguin… tinggal dicemplungin, trus ditinggal bersih-bersih rumah atau bahkan tidur dan diaduk dikit! Asik banget kan….
  2. Bisa mengempukkan daging secara sempurna, dan tetep menyimpan sebagian besar gizinya! (karena dimasak dengan panas berikut uapnya secara perlahan)
  3. Karena slowcooker ini pakai tenaga listrik, oven dan kompor jadi bisa buat masak yang lain…
  4. SC yang bagus akan menkonsumsi hanya sedikit daya listrik, hemat dan dapur tetap bersih!
  5. Zat gizi yang menguap lebih sedikit daripada dimasak secara konvensional. (karena dimasak secara perlahan)

Seberapa ekonomis sih sebenarnya SC inih?

Tergantung dari mereknya juga sih… beberapa review mengatakan bahwa menggunakan SC dengan settingan LOW sama dengen menyalakan bohlam berdaya 60watt.
( http://www.betterbudgeting.com/articles/money/savingonpower.htm )

Tapi ada yang berpendapat dengan menyalakan SC selama 24 jam nonstop menggunakan energi yang sama banyak seperti menyalakan oven selama 1 jam
( http://www.npower.com/yourhome/green/homeenergyguide/ )


Apa saja yang bisa dimasak dengan menggunakan slowcooker?

Hampir semua, Mak!

Roti,cake,minuman hangat,kaserol,desserts dan makanan pembuka dan tentu saja hidangan utama, jangan lupa Sup, stews, gravy (makanan yang perlu proses masak lama).
Tinggal rajin-rajin nyari resep ajah.. hehehehe

Makanan apa yang tidak cocok dimasak dalam SC?

Produk-produk susu cenderung akan ‘pecah’ saat dimasak. Jadi pilihannya, hindari menggunakan produk susu atau gantikan dengan olahannya yang lebih stabil seperti keju yang sudah diproses atau susu evaporasi (evaporated milk).. atauuu… tambahkan saja di akhir proses memasak.

Bahan-bahan dari tepung seperti pasta dan misua/bihun/kweytiao cenderung ‘blenyek’ bila dimasak dengan SC. Jadi sarannya adalah masak dulu terpisah, dan tambahkan saat setengah jam akhir memasak. Walau ada juga sih yang sukses masak dari awal…

Ikan, Ikan laut dan ‘mahluk’ laut lainnya nggak cocok dimasak teralu lama dalam SC. Jadi jangan dimasak teralu lama atau tambahkan di saat-saat terakhir.

Tahu, Tempe, Tofu juga nggak bisa dimasak teralu lama.. blenyek dan hancur. Jadi solusinya.. tambahkan di saat akhir memasak.


Beberapa Link Resep SC (untuk dewasa, silakan modif supaya cocok untuk bayi-batita Anda)


http://search.allrecipes.com/recipe/quick.asp?q1=crockpot&qwt=1&siteid=52&srt=1&x=5&y=4

http://members.amaonline.com/nrogers/Kitchen/crockpot.htm

http://www.recipegoldmine.com/crockpot/crockpot.html

http://www.recipeusa.org/crockpot.htm

http://busycooks.about.com/od/slowcookerrecipes/

http://southernfood.about.com/od/crockpotrecipes/

http://www.recipelink.com/rcpcp.html

http://www.diabetic-recipes.com/cat_crockpot.htm
sumber : http://mpasirumahan.blogspot.com/2010/03/peralatan-slow-cooker-oh-slow-cooker.html
big hugs -bee&bon-

Jul 30, 2011

asip | botol pecah :(

 
Sehari setelah memberi-label botol penyimpanan asip saya, terjadi kecelakaan pada salah satu botol saya. Kalau cuma botolnya mamabee tidak begitu sedih, masalahnya isinya itu :(
Sebenarnya kalau mengisi susu asi pompa ke dalam botol kaca ada tekniknya, yaitu : Susu asip jangan sampai penuh ke leher botol, karena saat dibekukan cairan susunya akan memenuhi botol dan mendesak botol kaca ...dan bisa ditebak hasilnya :__(

Jul 29, 2011

demam | radang tenggorokan

bumbee lagi demam, kalau yg sebelum-sebelumnya demamnya mau tumbuh gigi paling cuma sehari. Kali ini sudah 2 hari. Semalam agak tinggi 39.5 derajat celcius. tanda-tanda tumbuh gigi tidak ada, hanya beberapa hari rewel minta gendong. Maklum, baru sebulan ini mamabee masuk kerja dan siangnya bumbee dititip di mama dan bapak. Pagi ini bumbee tidak mau lepas dari gendongan.

Semalaman digengong pake gnedongan samping, paginya ke puskesmas pake baby wrapnya yang baru.
Kata dokter si Bumbee sakit demam karena radang tengorokan, penyebabnya bisa karena bakteri atau bisa juga virus. Kalau bakteri bisa masuk lewat debu, atau makanan yang kurang bersih. Sementara ini makanan bumbee benar-benar harus halus supaya masuknya gampang.

ini ada cuplikan artikel tentang radang tenggorokan :
http://www.parenting.co.id/article/bayi/radang.tenggorokan/001/002/154
Hmpir setiap anak sakit yang dibawa ke dokter didiagnosis mengalami radang tenggorokan. Padahal, radang tenggorokan bukan diagnosis, melainkan kondisi alias gejala. Radang tenggorokan (tenggorokan lebih merah dari biasanya) bukan indikasi untuk mendapat antibiotika, apalagi kalau antibiotikanya tidak termasuk kelas yang ringan.
   
Radang tenggorokan pada bayi dan anak kecil umumnya disebabkan infeksi virus serta ditandai adanya ingus
   
Ketika sakit, nafsu makan anak memang menurun. Meski begitu, Anda tidak perlu memberinya suplemen untuk meningkatkan nafsu makan. Berikan saja makanan yang sedap plus segar (kuah sup, buah parut, dan sebagainya), sebab makanan berlemak justru membuat mualnya menghebat. Si kecil menyusu? Nah, salah satu kehebatan ASI adalah anak akan terus menyusu, meski sedang sakit.

Makanya, anak ASI jarang sekali dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Jika ia minum susu formula, terus berikan. Kalau perlu, campur dengan sedikit air buah agar rasa mual berkurang. Selama anak sadar, masih bereaksi terhadap lingkungan, dan pipisnya sering, Anda tak perlu panik. Namun, bila popok tetap kering setelah 6 jam, curigai si kecil mengalami dehidrasi berat. Catatan: Lain kali, mintalah obat bukan puyer pada dokter. Cuma anak-anak di Indonesia yang dikasih puyer.  
dengan atau tanpa batuk. Infeksi virus tidak bisa dibasmi dengan antibiotika. Ketika tidak ada kuman jahat yang harus dibasmi, lantas siapa yang dibunuh antibiotika yang dikonsumsi si kecil? Ya... kuman baik yang ada di dalam tubuh, khususnya di usus. Padahal, pemberian antibiotika yang tidak pada tempatnya justru membuat anak kian rentan dan mudah jatuh sakit. Selain itu, kuman menjadi semakin ganas! Jadi, radang tenggorokan si kecil termasuk infeksi virus dan tidak berbahaya. Jauh lebih berbahaya adalah pemberian antibiotika yang berlebihan padanya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jul 26, 2011

setor ASIP buat bumbee

Alhamdulillah setoran ASIP (asi pompa/perah) bumbee semakin hari semakin meningkat. Hari ini pas 3 minggu sejak mamabee masuk kerja. Kalau di awal-awal mompa asi hanya dapat paling banyak 75ml sekali merah untuk 1 PD (payudara <--- agak vulgar euy) sekarang bisa sampai 150an ml lebih, kadang musti pake adegan ganti botol segala :)

Alhamdulillah lagi, dapat kantor yang dekat dari rumah (jaraknya sekitar 1km lebih dikit) jadi jam istirahat bisa pulang makan siang bersama papabon dan bumbee setelah itu masih sempat menyusuin bumbee sambil menidurkannya. 

jam istirahat siang itu mamabee gunakan menyusuin bumbee sambil PD yang satu dipasangin pompa, wus...wus...wus...insyaAllah stok ASIP terus tercukupi. lagipula si bumbee nampaknya sudah sangat bersahabat dengan suara bisingnya si mini elektric-nya medela itu. Malah biasa sambil menyusu si bumbee kakinya asik main-main dengan botolnya :D
 sekali pompa di satu PD
 bumbee membantu mamabee menyetok ASIP-nya
 pendapatan hari ini :)
 dan setelah istirahat siang mamabee harus kembali ke
kubikel ini. Eits...jangan lupa banyak minum air putih mamabee!!!

Cuma sekarang mamabee lagi cari-cari info dan kumpulkan artikel pengalaman ibu-ibu yang bekerja dan memerah Asi saat bulan puasa. karena sebentar lagi puasa :)

Jul 25, 2011

{cooking} nutrijell stick

 
bahan :
1 bungkus agar-agar nutrijell rasa melon
gula pasir (secukupnya)
3 sendok biji selasih (rendam di air sekitar 15 menit)
potongan buah pepaya (secukupnya)
stick (batang es krim)
cetakan 

cara membuatnya :
1. ikuti cara memasak nutrijell (baca pada bungkus kemasan bagian belakang)
tambahkan gula pasir sesuai selera.
3. Atur potongan buah pepaya dan isi sedikit selasih ke dalam cetakan
atur tusuk es krim ke dalam cetakan
2. tuang adonan agar-agar
4. dinginkan 
dan...
enjoy deh :)

Jul 15, 2011

masak bubur mudah dengan slow cooker

Kenal benda ini dari forum-forum emak-emak dan bayi yang lagi MPASI.
Senjata baru buat bikin bubur tim si Bumbee, takahi slow cooker. Masak bubur jadi lebihhhhh mudah :) yeay!!!. Tinggal cemplung bahan-bahan (sayur dan daging dan nasi) colok tunggu masak sekitar 4 jam. Tanpa ditengok untuk bolak-balik mengaduk-aduk. Listriknya juga cuman 75watt
Jadi bisa lakukan pekerjaan yang lain sambil masak bubur ...
Untuk memasak makanan bumbee cukuplah pakai yang 0,7 liter ini untuk sehari 3x makan, pas untuk ukuran perut mininya :)
 Pot dalamnya terbuat dari keramik, dengan tutup kaca yang agak longgar biar makanan yang dimasak uapnya keluar, setelah itu...
Ini dia hasil bubur nasi komplit sayurannya!
(bubur, potongan wortel,potongan kentang, bawang putih dan sereh)
no gul-gar indeed!

Jul 10, 2011

nyetok ASIP kemudian kembali bekerja :)

Yep!!! mamabee memutuskan untuk kembali bekerja. Bekerja di kantor, kembali mempunyai banyak rekan kerja, bos dan tentu saja harus siap dikejar-kejar deadline.
Saat ini usia bayi bumbee 8 bulan di minggu ke-4, seminggu lagi dia akan genap 9 bulan. jadi kira-kira 18 bulan sudah lamanya saya menjadi full-time mama.
Beberapa kali kesempatan untuk kembali bekerja di kantor datang, tetapi saat itu bayi bumbee benar-benar masih sangat bergantung pada saya (baca: ASI). sebelum bumbee berusia 6 bulan, dia betul-betul tidak minum menggunakan media lain seperti dot, gelas, sendok selain langsung menyusu pada saya. Bukannya karena dia tidak pintar, tapi memang saya yang tidak segera mengajarkannya.
Sehingga tiap kali akan keluar rumah saya masih sangat khawatir dan cemas akan kondisi bayi saya yang pasti tidak puas kalau mendapakan susu ASIP menggunakan media lain selain pada saya.

Setalah usianya 6 bulan, dia mulai makan dan sejak itu pula dia mualai mau minum asip menggunakan gelas, sendok, pandai menyeruput asip menggunakan pipet dan saat ini mama saya mengajarkan dia menggunakan dot.

Awalnya saya memang mewanti-wanti orang rumah untuk mengajarkan dia menggunakan dot, api berhubung yang akan menjaga bumbee selama saya bekerja adalah mama saya, dan saya tidak ingin menyusahkan/merepotkan mama saya jadi saya biarkan saja bumbee diajari minum dot. Saya sudah sangat bersyukur sekali karena mama saya sudah mau menjaga bayi bumbee selama saya masuk kerja nanti. Saya pun sudah mulai meyetok ASIP, saya pompa sehari 3 kali, memang ASIP sudah tidak banjir seperti saat bumbee berusia 0-6 bulan, tapi alhamdulillah kalau rajin mompa bisa dapat 150ml sehari. saya rasa itu cukup untuk 8 jam saat saya tinggalkan bumbee bekerja :)
Ini tahapan-tahapan saya menyetok ASIP :
  • setiap kali bumbee menyusu, di PD (payudara) yang sebelah akan saya pompa. Karena asi lebih banyak keluar saat diisap oleh bayi, ketimbang dipompa langsung (kecuali PD sudah bengkak berisi full asi)
  • setelah dipompa, ASIP saya pindahkan ke botol-botol you c 1000 . Saya tidak mengisi full, hanya setengah saja. Hal ini untuk menghindari asip yang tidak terminum akan mubasir.
  • ASIP yang baru dipompa suhunya masih tinggi (hangat) turunkan dulu suhunya sampai suhu normal,baru masukkan ke kulkas (buka freezer).
  • Beri label hari tanggal dan jam pada botol penyimpanan.
  • Setelah suhu dingin, bisa dipindahkan ke Freezer
  • ASIP yang dipompa masih dalam jangka waktu 24 jam masih saya gabungkan. Asal suhunya disamakan dulu.
  • Asip yang akan disajikan duluan adalah asip yg masuk ke kulkas lebih dulu. Ingat prinsip " Masuk lebih dulu, minum lebih dulu"
  • Untuk menyajikan Asip perlu diturunkan suhunya dulu, apabila dari freezer sebaiknya turunkan dulu di kulkas bagian bawah baru setelah cair keluarkan dari kulkas dan biarkan sampai suhu kamua kemudian bisa dikonsumsi bayi
  • Asip yang sudah keluar dari kulkas dan tidak habis diminum, tidak saya masukkan ke kulkas lagi.
  • Asip yang barudipompa saya beri waktu toleransi 4 jam saja apabila tidak dikonsumsi dalam rentang waktu 4 jam saya buang saja. takutnya asipnya rusak.
  • Asip yang di kulkas bisa tahan semingguan

Jul 7, 2011

buku : FUN to LEARN

set MINI LIBRARY buat bumbee
(benar-benar mini hampir seukuran HP mamabee)

He heu...ini oleh-olehnya adek bumbee dari kakak Diba nih. Set mini library. isinya maca-macam : Ada a little book of seasons, a little book at home, a little book at the shops, a little book of holidays, a little book of pets dan a little book at the zoo.
Gambarnya lucu-lucu...Ukurannya yang mini cocok buat si mini bumbee deh :)
O iya, karena bumbee itu kutu buku (dalam artian sebenarnya suka gigit-gigiti buku) rasanya buku ini pass deh.









ini sedikit cuplikan dari web-nya Alligator books:

Innovation

In addition to the book range, Alligator Books has a massive and diverse series of innovative, fun learning formats, ranging from sticker, colouring and magnet products, to wipe clean board books, magic skeleton books, novelty box formats and plush book ranges.

buku anak : JUVEN

Kalau rajin ikut kuis dari THE URBAN MAMA bisa dapat buku ini cuma-cuma :)
set buku cerita anak JUVEN berisi 4 buku

"Nama beta, Enrico Juventus, biasa disapa Juven. Beta anak pertama dari 2 bersaudara, tinggal di desa Kuanfatu."
 
Ceritanya tentang Tokoh Juven datang dari seorang anak lelaki kelas 1 SD di desa Kuanfatu (NTT). Ia adalah putera asli desa tersebut. 
Awalnya dari pengalaman Febby Intan, Brand Director Aqua "Saat kami melakukan program Satu untuk Sepuluh di Kuanfatu, Nusa Tenggara Timur di tahun 2007 lalu, saat membuat billboard dan lain-lain di sana, ada seorang anak yang paling berani dan aktif. Itulah si Juven. Keberanian dan semangatnya membuat kami terinspirasi. Kami ingin membagi hal ini kepada para anak-anak di luar kota tersebut," jelas Feby saat konferensi pers yang berlangsung di The Cone, FX, Jakarta, Kamis, 27 Januari 2011. 
Nilai – nilai positif inilah yang ingin disampaikan AQUA melalui buku cerita “Juven-Sahabat Sejati” agar anak-anak Indonesia terinspirasi untuk selalu ceria dan optimis dalam menjalankan keseharian mereka. Melalui buku ini, AQUA  juga ingin mengajak anak-anak Indonesia untuk terus  mengembangkan  rasa kesetiakawanan, kepedulian, gotong royong serta senantiasa menghargai sumber daya alam yang mereka miliki saat ini. Cerita ini dikemas dalam cerita dan gambar yang ringan , menarik, dan menggugah anak-anak. Buku kisah petualangan anak-anak Desa Kuanfatu ini juga menyampaikan antusias masyarakat setempat yang sangat senang menerima bantuan akses air bersih yang lebih mudah, yang merupakan bantuan masyarakat Indonesia melalui program “Satu untuk Sepuluh” yang diselenggarakan oleh AQUA sejak 2007. (sumber disini)

Seri buku Juven ini terdiri atas empat buku bacaan dan satu video film pendek tentang kehidupan Juven dan teman-temannya. Ada kisah tentang Juven yang terjauh karena kecapaian, saat mengambil air di kali. Karena terlalu sering berhenti, akhirnya Juven ditinggalkan teman-temannya yang tak ingin terlambat sampai di sekolah. Ada pula cerita ketika Juven kecewa karena tidak terpilih mengikuti seleksi lomba pidato seprovinsi NTT, mewakili sekolahnya. Juga cerita tentang Juven yang terinspirasi dari kesuksesan pamannya yang tinggal di Kupang.
Setiap halaman buku Juven berisi gambar-gambar yang menuntun anak memahami jalan cerita. Teks dibuat dengan huruf yang besar-besar sehingga tidak melelahkan bagi anak. Selain itu, pada halaman belakang buku selalu diberi glosari kata-kata bahasa daerah, peta desa Kuanfatu, dan foto-foto anak dan pemandangan alam desa Kuanfatu yang menjadi inspirasi buku bacaan ini.
Buku terbitan PT Tirta Investama ini merupakan bagian dari program AQUA 1L untuk 10L, yang diadakan untuk membantu menyediakan dan mendekatkan akses air bersih, memberi penyuluhan mengenai pola hidup sehat, dan memberdayakan masyarakat setempat untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat NTT. (sumber disini)
















Jul 3, 2011

breastfeeding club-July

 menu nasi kuning,mie goreng,balado tempe,ayam, peyek dan tumis buncis
 Ahmad dan Bumbee yang sebentar lagi 9 bulan :) yeay!!!

Ini kali ke-2 Mamabee ikut kumpul bocah bersama ibu-ibu muda yang ghaol. Ceritanya klub ini lebih ke diskusi memasak makanan dan kue-kue , tapi sesuai perkembangan per-anak pinakan kebetulan ada 3 orang yang memilki bayi jadi seringnya acara memasak diinterupsi oleh tangisan-tangisan bayi-bayi kami yang minta jatah preman ASI emak-emaknya.
Jadinya lebih banyak bertukar pengalaman mengurus bayi dan anak. Sambil menyusui berjamaah :)
Sepertinya klub ini lebih cocok menjadi klub menyusui deh :p
Selamat Ulang Tahun Raja :* (4yo)
1 juli 2011
 
Selamat Ulang Tahun Mamabee (19 Juni), dan Sri (tuan rumah -25 Juni)
Hari ini agak spesial karena ada acara pemotongan kue, katanya yang buat kue itu kue ulang tahun buat semuanya. Dirapel dari bulan januari...wuih...irit niy :p

Jun 24, 2011

review clodi bumbee 8mos

Dulu mamabee pernah review berbagai merk clodi pas awal-awal bumbee pakai clodi sampai umur 5 bulan. Bumbee mulai pakai clodi saat umurnya 1 bulan, saat kami pindah ke Sorowako kembali. Di awal-awal bulan kelahirannya Bumbee pakai loyor alias popok kain.
Ya, meskipun kami dapat banyak hadiah popok sekali pakai, tapi kami belum terlalu membutuhkannya, toh...kegiatan mengganti popok bagi kami adalah hal luar biasa dan buat mamabee dan papabon yang masih kegirangan dapat bayi saat itu :)
Frekwensi "pup" (buang air besar)  dan "pee" (buang air mungil) untuk bayi yang baru lahir bisa sangat sering. Untuk seminggu pertama pup bisa sampai 6 kali bahkan lebih (meskipun itu hanya kentut dan keluar ampas saja) untuk frekwensi pee-nya si bayi Bumbee bisa sampe 10 kali lebih lah. 
Karena proses persalinan bumbee normal, maka sesaat setelah melahirkan mamabee bisa langsung ikut membantu papabon mengganti popok bumbee kalau dia pup atau pee. 
Ya...itu dia, konsekwensi kalau memakai popok kain, cucian alas tidur jadi menggunung. 
Di atas perlak (terpal pengalas ompol) kita beri lapisan sarung atau selimut, setelah itu si bayi bumbee kita pakein selimut kecil (yang biasa dipake buat bedong). 
Pernah suatu pagi iseng-iseng Papabon menghitung perolehan selimut kotor akibat pup dan pee Bumbee, rekor yang tercatat sampai 47 lembar! OMG :)
Nah, begitulah serunya kalau pakai popok kain alias tidak pakai popok sekali pakai. Kondisi itu tentu saja didukung oleh kesediaan pasangan untuk saling membantu (utamanya mencuci).Sebelum Bumbeebaru lahir, kami tinggal di Makassar. Hanya berdua dengan Papabon, setelah bumbee lahir kami jadi bertiga. Saat itu Papabon "stay at home" 24 jam. Jadilah tak ada permasalah dalam hal apapun. Pokoknya 24/7 Papabon menjadi asisten Mamabee. Urusan mengganti popok 90% saya yang menangani (kadang Papabon yang mengganti popok si Bumbee kalau kebetulan saya lagi mandi atau tidak ada di tempat), menyusui jelas 100% kerjaan mamabee, tapi untuk urusan cuci-cuci 100% Papabon.
Sampai saat bayi Bumbee berusia 2 minggu baru kita memakaikan popok sekali pakai (pospak) karena kita akan mengadakan perjalanan darat selama 12 jam ke Sorowako :)
Mamabee bukannya anti pospak, hanya saja kami memakainya memang kalau kondisi darurat saja. Mengingat komitmen kami untuk mengajari bumbee hidup lebih "HIJAU" dengan terlebih dahulu mempraktekkan hal-hal "hijau" di kehidupan sehari-hari kami secara sederhana :)
Kami juga tak lupa selalu menyetok pospak untuk berjaga-jaga kalau kondisi darurat itu datang (lain waktu mamabee akan menuliskan tentang kondisi darurat - versi kami untuk memakai pospak).

Saat di Sorowako, bumbee mulai kami pakaikan clodinya, salah satu yang memudahkan untuk menggunakan clodi adalah tersedianya banyak air (dibandingkan di Makassar). Air di Sorowako bisa dibilang (alhamdulillah) lancar jaya, bisa kapan saja membuka keran air dan air mengalir kencang. Dibandingkan dengan air saat tinggal di Makassar, air dijatah (dari pengembang perumahan) karena memang kami tidak punya sumur sendiri, jadi hnaya mengandalkan air PAM. 
Bisa dengan leluasa bergonta ganti clodi. Apalagi bumbee adalah tipe bayi yang risih kalau popoknya basah sedikit. Secara clodinya banyak,  satu siangan dia bisa pakai 8 clodi >.<
Di Sorowako, kami tinggal bersama orang tua saya (kakek dan neneknya bumbee yang dipanggil mama Aji dan Bapak Aji). Nah kalau di sini, Papabon mulai kembali berkantor, lagi-lagi kami tidak mempunyai asisten rumah tangga, jadi untuk urusan domestik (cuci-cuci) clodi bapak Aji ahlinya.
Kalau ada piala untuk "orang yang telaten merawat clodi" mungkin bapak Aji juaranya :D
berikut ada beberapa penanganan saat mencuci clodi (berdasarkan pengalaman kami) :
  • Pup bumbee 2 hari sekali setiap sore, jadi bisa diperkirakan kapan jadwal pupnya kita tidak pakaikan clodi, tapi kalau terlanjur kena bisa dilakukan langkah berikutnya.
  • Sebelum mencuci clodi, keluarkan dulu insertnya dari clodinya (untuk clodi model pocket). Pokoknya insert dan outernya dipisahkan. Biasanya untuk clodi yang kotor karena pee yang paling bau itu bagian insertnya. 
  • Untuk bayi Bumbee (usia 1-3 bulan) pupnya lunak ber-krim (teksturnya), jadi untuk jenis pup seperti itu agak susah dibersihkan, musti disemprot pakai air yang kencang dari selang langsung. Kemudian, direndam di air yang sudah diberi sabun (saya menggunakan sleek) sejam baru kemudian dicuci. kalau pupnya masih membandel dan tetap menempel, harus disikat pelan jangan keras-keras.
  • Oh iya, pernah suatu saat saya makan mangga macan, dan ternyata aroma pupu bayi jadi ikutan asam serta sulit dibersihkan, jadi untuk mengatasi itu clodi yang terkena pupu segera dibersihkan dengan disikat.
  • Setelah kejadian itu saya menggunakan nappy liner,liner clodi atau baby liner, semacam tissu yang agak tebal untuk dijadikan pengalas clodi. jadi kalau si bayi pup, tidak langsung mengenai permukaan inner clodinya. melainkan menempel di inner itu dulu. Dengan begitu akan mempermudah pencucian clodi yang terkena pupu >.<. Inner ini ada dua macam. Ada yang sekali pakai ada juga yang bisa dipakai berulang kali (kalau bahannya tebal misalnya: fleece-sejenis lap pembersih kacamata)
  • Untuk pee biasanya masalah yang timbul adalah bau ompol bayi (bau pessing) tapi dengan pencucian menggunakan sabun cair (bebas detergen) bisa teratasi kok, ada pula yang menyarankan merendam dengan chamomile oil setelah pencucian.
  • Clodi agar lebih awet sebaiknya dicuci dengan tangan (untuk bagian yang kena pup bisa diberi kucekan yang agak keras). Kemudian diperas. 
  • Kami menggunakan mesin cuci bukaan depan, syaratnya pakai speed yang palig rendah. Clodi dengan perekat (velcro) jangan lupa direkatkan di laundry tab-nya agar velcronya awet (tidak tergulung-gulung)
  • Setelah itu dijemur dengan posisi inner (bagian dalam clodi) kearah luar, Usahakan kering betul baru diangkat.
  • Setelah umur bumbee masuk 4 bulan jadwal pup menjadi sehari sekali itupun masih bisa diperkirakan jamnya. Setiap sore.
  • Memasuki bulan ke 5, frekwensi pup menjadi 2 kali sehari dan pup sesuka hati (sudah semakin susah ditebak jam pup-nya) 
  • Pada saat bulan k-6 ini adalah era baru dalam hal per-pup-an bumbee, dimana dia sudah mulai MPASI pertamanya, mulai makan bubur beras yang menjadikan pup-awal mpasi tidak cair, melainkan bulat-bulat :D. Clodinya sama sekali tidak pernah kotor kecuali kena ompol.Acara mencuci pun semakin enteng.
  • Tapi seminggu kemudian bumbee mulai makan buah juga ini itu yang menjadikan pupnya mulai lunak, dan lagi-lagi peran inner clodi diperlukan. 
  • Pada bayi yang sudah makan bau ompol dan pupnya sangat menyengat, volume pee juga banyak jadi musti rajin ganti clodi.
  • karena desain clodi pada umumnya dilengkapi kancing (yang bisa diatur untuk disesuaikan dengan ukuran badan bayi, maka bisa dipakai dari lahir sampai kira-kira beberapa bulan kedepan sambil belajar untuk pee di kamar mandi)
  • Untuk bayi bumbee sejak usia 6 bulan suka eksplorasi banda-benda yang ada di badannya, clodi dengan velcro sering dibuka sendiri sampai terlepas. jadi saya lebih suka mengenakanclodi berperekat (velcro) saat dia tidur saja.
Menggunakan clodi jelas jauh berbeda dengan menggunakan pospak (popok sekali pakai) dimana pada penggunaan pospak kita tidak perlu lagi mencuci, mengeringkan dan merawat popok tersebut. Sekali dipakai langsung masuk tempat sampah. Berbeda dengan memakai clodi, yang perlu perhatian dan penanganan khusus (untuk menjaga clodi tetap awet dan berumur panjang).
Clodi menurut saya harganya memang mahal. Tapi dengan penanganan dan perawatan yang tetap manfaatnya bisa jauh lebih bermakna dibandingkan dengan menggunakan pospak.
harga sebuah clodi bisa berkali-kali lipat harga sebungkus pospak isi 10 atau lebih, tapi dengan perhitungan jumlah kebutuhan clodi maka beberapa bulan kedepan (bahkan tahun ) bisa lebih hemat dibanding menggunakan pospak. Kalau memang berniat pakai clodi harus siap perawatan ekstra agar clodinya awet, kalau malas nyuci-nyuci atau memang tidak ada yang bantuin mencuci ya...pakai yang mana dirasa mudah saja :)

Jun 20, 2011

gigi susu bumbee:)

Eyow!!! Bumbee tumbuh gigi sejak memasuki usia 7 bulan. Gejala awalnya sama seperti kebanyakan bayi-bayi yang lain, suka masukin jari di mulut, kalau nenen suka menggigit, ileran, terutama saat giginya akan menembus gusi dia sempat demam semalaman.

Kalau bumbee sendiri sejak lahir mamabee rajin gosok giginya menggunakan sikat silikon yg diselipkan di jari, terutama untuk gusi dan lidahnya. Biar bagaimanapun, kebersihan mulut musti dilakukan sejak awal, bukan setelah gigi susu muncul :)

ini ada cuplikan mentah dari hasil googling :

Orang tua sering bingung, kapan sebetulnya gigi susu anak pertama kali mulai tumbuh. Kebanyakan orang mengira bahwa bayi yang baru lahir belum ada gigi. Padahal pada saat lahir, mahkota gigi susu yang berjumlah 20 sudah hampir selesai terbentuk, dan tersembunyi di balik gusi dan tulang bayi. Gigi susu yang pertama kali timbul adalah dua gigi seri pertama (insisivus tengah) bagian bawah, kemudian diikuti oleh dua gigi insisivus tengah atas, dua gigi insisivus lateral atas, dan seterusnya. 
Pertumbuhan dan Perawatan Gigi Anak
Merawat gigi anak ternyata gampang-gampang susah. Pengetahuan tentang pertumbuhan gigi bagi orangtua pun tak kalah penting.
Kerapian dan keindahan gigi seseorang tak bisa lepas dari faktor genetik. "Kalau orangtua punya gigi berantakan, umumnya gigi anak juga akan berantakan," jelas Drg. Lita Darmawan dari Klinik Kharinta, Bintaro Jaya, Jakarta. Selain itu, faktor kebiasaan juga sering menjadikan tumbuhnya gigi tak bagus. Misalnya, anak masih nge-dot sampai besar, atau hobi mengisap jempol. "Cuma, sekarang memang banyak cara untuk memperbaiki posisi gigi."
Pertumbuhan gigi sendiri dimulai dengan munculnya gigi susu sejak usia 2 bulan sampai 2 tahun. Jumlah gigi susu biasanya 20 buah, 10 gigi atas dan 10 gigi bawah.
Pertumbuhan gigi susu dimulai dengan gigi seri bagian bawah, disusul gigi seri bagian atas. Selanjutnya, tumbuh gigi seri susu ke-2, baru kemudian tumbuh geraham susu di usia usia 8-9 bulan. Gigi susu yang terakhir tumbuh adalah gigi taring susu. "Semua gigi susu ini nantinya akan digantikan oleh gigi dewasa (gigi tetap), yang tumbuh mulai usia 6 ­ 12 tahun, meskipun terkadang lebih," kata Lita.

Pertumbuhan gigi tetap biasanya diawali oleh gigi seri, baru kemudian geraham kecil. Jadi, sehabis gigi seri, dilanjutkan geraham kecil bawah, geraham kecil atas, baru kemudian taring. Selain itu, ada pula geraham tetap, yang tidak menggantikan gigi susu, yang mulai muncul di usia sekitar 6 tahun. "Ini yang oleh orang-orang sering disangka sebagai gigi susu, padahal sebetulnya gigi tetap. Akibatnya, di usia 8-9 tahun, geraham tetap ini umumnya sudah rusak. Padahal, kalau sudah rusak, tidak ada gigi yang menggantikan," kata Lita.

Gigi yang tumbuh terakhir adalah gigi taring, biasanya di usia 9-12 tahun. Sering terjadi, rahang sempit, sehingga taring akhirnya tumbuh sebagai gingsul. "Ini karena tidak ada tempat lagi untuk taring tumbuh, ditambah adanya dorongan, akhirnya muncul gingsul," jelas Lita. Orangtua sering menganggap gingsul sebagai sesuatu yang mengganggu, sehingga memutuskan untuk mencabutnya. Padahal, taring ini merupakan sudut estetik wajah seseorang. Kenapa? "Karena taring memiliki akar paling panjang, sehingga kalau dicabut, tulang wajah akan berubah karena kempot, sehingga sering jadi kelihatan lebih tua." Kalau mau diperbaiki, yang dicabut biasanya geraham kecilnya, bukan taringnya.

TAK PUNYA GIGI TETAP
Bagaimana jika gigi susu anak sudah rusak sejak kecil? Sebaiknya jangan didiamkan. "Ingat, sumber kuman paling besar adalah di dalam mulut. Nah, kuman ini kemudian beredar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Jadi, jika gigi anak rusak, misalnya berlubang, bisa jadi anak akan sering sariawan atau sering sakit," lanjut Lita. Yang perlu diketahui, gigi berlubang ternyata bisa memicu timbulnya berbagai penyakit, dari kencing manis sampai jantung. Jadi, jika gigi susu anak rusak atau berlubang, paling tidak, usahakan agar tidak menjadi lebih parah. Kenapa? Karena kalau sampai rusaknya parah dan mengenai saraf, bisa-bisa timbul bengkak di gusi.

Kalau gigi tetap anak tumbuh tepat waktu, maka tindakan yang dilakukan adalah meminimalisir kerusakan gigi susu, toh sebentar lagi gigi tetapnya akan tumbuh. Tapi, kalau gigi tetap anak tumbuh tidak tepat waktu, misalnya baru tumbuh di usia 7 tahun, "Masak kita akan membiarkan anak sakit gigi terus sampai gigi tetapnya muncul? Ini tentu juga akan mempengaruhi aktivitas dan kecerdasan anak. Kalau anak sering sakit gigi dan tak mau makan, tentu ia jadi tak punya tenaga untuk beraktivitas dan berpikir. Anak pun cenderung rewel."

Kehilangan gigi sejak dini juga bisa mengakibatkan gangguan bentuk atau pertumbuhan gigi yang lain. "Kalau gigi susu tanggal lebih dini, maka gigi tetap akan tumbuh tanpa guidance, sehingga bisa tumbuh seenaknya aja," jelas Lita.

Yang juga harus diantisipasi adalah jika gigi tetap anak ternyata tak ada. "Terkadang, ada anak yang memang tidak memiliki gigi tetap. Misalnya, benih geraham tidak ada. Ini tentu akan berakibat fungsi pengunyahannya terganggu. Nah, kalau geraham susunya sudah rusak atau tanggal, berarti tidak ada penggantinya karena benih geraham tetapnya tidak ada." Kalau ini diketahui sejak awal, geraham susu bisa dirawat dan dipertahankan supaya tetap ada. "Jadi nggak masalah sekalipun gigi tetap tidak ada.
Pasalnya, gigi susu akan tanggal atau goyah kalau memang hilang akarnya. Sementara akar gigi susu akan dimakan (di-absorpsi) oleh gigi tetap."

Untuk memastikan apakah benih gigi tetap anak ada, satu-satunya jalan adalah dengan foto panoramik. "Ini bisa dilakukan di usia sekitar 5 tahun, di masa transisi dari gigi susu ke gigi tetap."

PENTINGNYA FLUORIDE
Fluoride sangat penting untuk memperkuat enamel gigi, sehingga gigi tak gampang rusak. Fluoride bisa diberikan dalam bentuk gel atau pil. "Biasanya dimulai sejak anak berusia setahun atau dua tahun, dan diulang setahun kemudian," jelas Lita. Di usia 2 tahun, biasanya gigi anak masih bagus, sehingga proses fluoridasi bisa maksimal.

Pasta gigi juga mengandung fluoride. "Tapi, biasanya anak nggak terlalu suka pasta gigi yang rasanya pahit. Mereka lebih suka pasta gigi yang memiliki rasa, misalnya rasa stroberi, orange, dan sebagainya. Padahal, kadar fluoride pasta gigi dengan rasa seperti itu biasanya sedikit." 
sumber : http://2become4.blogspot.com/2007/11/pertumbuhan-dan-perawatan-gigi-anak.html
disini ada beberapa informasi seputaran bayi tumbuh gigi susu pertama:
the urban mama forum

Jun 16, 2011

foto | juni

dan sampai bulan Juni ini bumbee belum banci kamera seperti kedua orang tuanya :p
big hugs -bee&bon-

Jun 13, 2011

pengalaman menyusui si kembar

Mungkin tidak semua ibu bisa merasakan pengalaman menyusui bayi kembar. Mamabee punya kesempatan untuk menyusui bayi kembar. Kebetulan kakak saya tanggal 7 juni kemarin melahirkan 2 putri kembar, Zaila dan Zaira lewat jalan operasi caesar, karena setelah dioperasi sang mami musti menjalani pemulihan di ruang ICU, katanya menunggu "buang gas" dulu baru bisa keluar ruang ICU.
Malam pertama si kembar mulai gerak-gerak , membuka mulutnya. Lucu sekali. Meskipun kedua bayi ini kembar identik (dari satu plasenta/ari-ari) mereka bisa dibedakan dari pola tingkah lakunya. Secara morfologi si Zaila lebih besar, lahir dengan berat badan 3.30kg. si Zaira lebih kecil dengan berat badan 2.70kg. Panjang badan mereka sama, yaitu 49 cm. 
Si Zaila gerakannya lebih aktif, beberapa kali suka membongkar belitan sarung bayinya (bedong) sedangkan si Zaila lebih memilih tidur. kata perawatnya yang memeriksa sebelum lahir si Zaila memeng lebih aktif di dalam perut dibandingkan Zaira. Dari segi suara, si Zaila lebih keras suaranya dibandingkan Zaira.

Akhirnya marathon menyusui dimulai, Zaila yang duluan lapar, bersuara keras dan bergerak paling heboh dapat giliran pertama. Wuih...nyedotnya kencang sekali...Mantap nih, bakalan cepat besar kalau begini nenennya. Setelah puas minum asi bunda, lanjut Zaira yang kalem. Zaira ini nenennya juga mantap, paling pintar menyedot dan pintar menempatkan mulutnya di puting, perlekatannya langsung bagus tanpa banyak beradaptasi. Minumnya pun terus menerus tak terputus-putus seperti Zaila. Jika dibandingkan dengan Zaila, si Zaira ini lebih pandai mengisap dan lebih lama. 

Karena Zaila nenennya cepat dan terputus-putus, dampaknya ya itu...dia cepat lapar dan heboh...menangis kencang, sementara saudara kembarnya Zaira sudah tidur puas perut kenyang maksimal ;)
Setelah itu, barulah si Bumbee dapat giliran paling belakang. Kalau si kembar mamabee berikan PD sebelah Kanan, kalau si Bumbee bunda berikan PD sebelah kiri. Supaya tidak ganti-gantian mengisapnya. Kan si Bumbee sudah tumbuh gigi dan mulai makan, kasian kalau musti tukaran sama adek kembar yang sangat perlu steril dari PD mamabee. jadilah lap hangat siap sedia buat membasuh sebelum dan setelah nenen :)

Tapi mamabee sangat senang karena adek bayi kembar ini pintar-pintar dan bersemangat minum ASI.
Pokoknya heboh...deh. Sampai mamabee siapkan alat tempur berupa seperangkat alat pompa untuk antisipasi kelaparan bersamaan.
"Rasanya seperti punya anak kembar tiga"

Jun 2, 2011

Bolu kukus warna pelangi :)

Oh...terimakasih! sekarang sudah bulan juni :)
pertengahan tahun 2011,
awal bulan juni yang dingin, baiknya bikin bolu hangat yang berwarna warni.
ini lah dia bolu kukus warna pelangi, tapi kata seorang senior ini bolu kukus rasta :)
ha...ha...ha...dia memang seorang penggemar bob marley padahal yang mamabee maksudkan ini adalah bolu kukus pelangi sehabis hujan :)
ini dia resepnya (dari dapur bu nana djaya)
bahan:
250 gr gula pasir
250 gr tepung terigu
250 ml ait putih/santan/susu
2 butir telur
1 sdt tbm
aroma vanila (vanila cair)
pewarna makanan warna-warni (pasta)

cara membuatnya:
isi dandang dengan air, tutup kemudian didihkan airnya.
Sebaiknya tutupan dandang dibungkus dengan kain (agar uap air tidak jatuh ke bolu saat dikukus)
sementara itu aduk (mixer) gula pasir+telur dan TBM hingga kaku.
secara bergantian masukkan tepung terigu dan air, kocok hingga merata lalu masukkan aroma vanili.
bagi menjadi beberapa bagian, kemudian tuangkan 2-3 tetes pasta pewarna makanan.
Saya menggunakan warna merah, kuning dan hijau.
Agar memudahkan penuangan ke cetakan, masukkan adonan yg sudah diwarnai ke plastik kerucut (biasanya buat menghias kue).
Lalu, atur cup kertas ke cetakan khusus bolu kukus (mangkuk yag berlubang-lubang)
isi sampai kira2 hampir penuh (jangan penuh sekali) kira-kira sisakan sekitar setengah centimeter.
Masukkan ke dalam dandang dan kukus hingga kira2 15 menit.
angkat dan sajikan hangat ataupun dingin :)

berikut tipsnya:
  • saat mencampur adonan (proses mixer) usahakan tercampur benar dan aonan licin putih dan mengembang.
  • selama mengukus jangan sekali-kali tutupan dandang dibuka tutup, agar kuenya mengembang dengan baik.
  • Kalau serbet pelapis tutup dandang sudah mulai basah usahakan ganti dengan kain serbet yang bersih dan kering.
  • pengisian adonan juga berpengaruh untuk mekarnya bolu kukus.
  • jangan lupa mengecek air di dandang, kalau habis, tambah lagi, tapi didihkan dulu baru mulai masukkan bolu yang akan dikukus.
  • beri jarak yang cukup antara cetakan yang satu dengan yang lain saat mengukus, untuk tempat bolu yang merekah